BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Seorang pengemudi ojek online, Ahmad Saefuddin, menjadi korban penodongan senjata api di kawasan Gunung Camang, Tanjung karang timur, Selasa malam (14/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa itu terjadi saat korban baru saja mengantarkan orderan dari Vihara di daerah Teluk Betung menuju Gunung Camang.
” Saya habis dapat orderan dari vihara yang berada di seputaran Teluk Betung dengan arah tujuan pengantaran ke daerah Gunung Camang. Pulangnya lewat turunan Gunung Camang ada satu unit motor King berboncengan pria yang mengendarai menggunakan helm dan masker,” ujar Ahmad Saefuddin kepada awak media.
Menurut korban, pelaku yang dibonceng menggunakan masker dan kacamata hitam. Motor yang digunakan pelaku jenis Yamaha RX King warna biru polos hasil modifikasi, tanpa plat nomor, lampu depan kotak, dan knalpot racing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Motor King tersebut sudah dimodifikasi warna biru polos, tidak menggunakan plat nomor, lampu depan kotak, knalpot racing,” jelasnya.
Ahmad Saefuddin mengaku para pelaku melakukan aksinya dengan menodongkan senjata api. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp100.000.
“Harapan saya semoga para pelaku cepat tertangkap dikarenakan mereka menggunakan senjata api saat melakukan aksinya, alhamdulilah motor saya tidak mereka ambil, yang mereka rampas hanya uang sebesar Rp100.000,” tambahnya.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanjung Karang Timur. Hingga kini, korban masih mengalami trauma mengingat pelaku menggunakan senjata api saat beraksi. (Wan)










