BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Proyek pengadaan lift di Gedung DPRD Kota Bandar Lampung senilai Rp2,5 miliar dipastikan belum terealisasi tahun ini.
Panitia Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) tidak menemukan pemenang lelang karena tidak ada peserta yang memenuhi syarat. Akibatnya, proyek tersebut digugurkan dan akan dilelang ulang pada tahun 2027.
Kepala Bidang Cipta Karya (CK) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Eko Ismanto, membenarkan hal tersebut. Ia menyebut proses lelang sudah dilakukan, namun tidak ada penyedia yang lolos verifikasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita sudah lelang tapi tidak ada yang memenuhi syarat, jadi digugurkan di tahun ini. Untuk lift, akan dilakukan pembukaan lelang lagi di tahun 2027,” ujar Eko, Selasa (13/10/2026).
Ia menjelaskan, surat keterangan dari BPBJ dibatalkan tahun ini dan dilanjutkan tahun depan.
“BPBJ nya tidak ada pemenang, surat keterangan pengadaan dibatalkan tahun ini, lanjutannya tahun depan,” jelasnya.
Eko mengungkapkan, proyek lift tersebut sebenarnya sudah memasuki tahap pertama yang dianggarkan pada tahun 2025 senilai Rp1,5 miliar dan sudah dalam tahap finishing. Kemudian akses menuju lift serta pekerjaan sipil terkait lift tersebut sudah finishing. Bahkan rumah lift sudah terbentuk dan seharusnya di tahap ke 2 atau lanjutan rumah lift , pekerjaan sipil nya bisa selesai tahun ini dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Namun untuk tahap lanjutan senilai Rp1 miliar, dirinya belum mengetahui secara detail nasib anggarannya karena kewenangan ada di bagian keuangan.
“Yang lanjutan (Anggaran Rp1 miliar) diadakan lelang sama BPBJ tidak ada pemenang, kita mau lelang ulang waktu sudah tidak cukup lagi. Sudah tahap pertama yang Rp1,5 miliar sudah finishing, rumah liftnya sudah terbentuk, harusnya di tahun ini selesai. Cuma karena proses lelang tidak memenuhi syarat, ditunda di tahun 2027,” pungkasnya (Sar/wan)










