14 Milyar Mebeler Disdikbud Lamteng Jadi Perhatian Besar

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMTENG – Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Lampung Tengah Nurrohman bungkam saat jurnalis hendak konfirmasi terkait anggaran Pengadaan Mebeler 14 milyar. Hal ini saat dikonfirmasi melalui Pesan Whatsapp meski keadaan aktif pesan tidak di balas.

Dimana dana fantastik tersebut digunakan untuk pengadaan bantuan meja belajar, dengan salah satu pelaksana CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing.

Sebelumnya Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03)

“Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra.

Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026.

Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya.

Baca Juga:  IJP "Tolak" Permintaan Maaf Sekprov Lampung Marindo

“Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya.

Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.ujar nya

Berdasarkan informasi yang beredar, pengadaan mebeler untuk tingkat TK,SD, dan SMP di Lampung Tengah disebut mencapai 16 paket pengadaan melalui mekanisme e-purchasing dan telah tayang atau tercantum dalam RUP/LKPJ pemerintah daerah lampung tengah. Nilai total proyek pengadaan mebeler tersebut mencapai sekitar Rp.20 miliar.

Isu ini mencuat di tengah dinamika pemerintahan daerah pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret mantan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya.

Sejumlah unggahan di media sosial menyebut dugaan ini sebagai bentuk pemanfaatan situasi politik yang dinilai sedang tidak stabil.

Saat ini, roda pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah diketahui masih berjalan di bawah kepemimpinan Sekretaris Daerah dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

Sejumlah masyarakat meminta agar pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, segera memberikan klarifikasi terbuka terkait,

Rincian 16 paket pengadaan mebeler

* Mekanisme E-purchasing yang digunakan

* Perusahaan penyedia barang

* Distribusi bantuan ke sekolah-sekolah penerima

Transparansi dinilai penting guna menghindari spekulasi liar serta menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pendidikan.(Rilis/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mosipost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang IGA 2026, Kemendagri Dorong Pemda Jadikan Inovasi sebagai Budaya Kerja
Taufik Hidayat Putra Daerah Kampung Buyut Udik Ucapkan Selamat I Komang Koheri Kedepan Lamteng Menjadi Baik
Terbitkan Surat Edaran Kapolri Rokok Elektrik Atau Vape Bagi Seluruh Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP)
Polri menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape)
Hari Pertama Kerja, Wabup Galang Rahman Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Jajaran SKPD
Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka
Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres
Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:16 WIB

Jelang IGA 2026, Kemendagri Dorong Pemda Jadikan Inovasi sebagai Budaya Kerja

Selasa, 3 November 2026 - 01:50 WIB

Taufik Hidayat Putra Daerah Kampung Buyut Udik Ucapkan Selamat I Komang Koheri Kedepan Lamteng Menjadi Baik

Senin, 2 November 2026 - 14:43 WIB

Terbitkan Surat Edaran Kapolri Rokok Elektrik Atau Vape Bagi Seluruh Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP)

Senin, 2 November 2026 - 14:37 WIB

Polri menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape)

Senin, 2 November 2026 - 10:29 WIB

Hari Pertama Kerja, Wabup Galang Rahman Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Jajaran SKPD

Berita Terbaru