Mendagri Apresiasi Dedikasi Praja IPDN dan ASN Kemendagri Selama Penugasan Pascabencana di Aceh Tamiang

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selama menjalankan penugasan kemanusiaan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Apresiasi tersebut disampaikan Mendagri yang sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera saat memimpin Apel Pemulangan Praja IPDN dan ASN Kemendagri Gelombang I. Apel penutupan itu diikuti oleh 1.141 orang yang terdiri atas Praja IPDN, ASN Kemendagri, serta unsur pimpinan IPDN.

“Adik-Adik saya yang saya cintai, praja IPDN yang bertugas selama kurang sebulan, saya bangga dengan Adik-Adik,” katanya di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (3/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Mendagri menyampaikan bahwa dalam kurun waktu satu bulan penugasan telah terlihat perkembangan yang sangat baik di Aceh Tamiang. Ia menuturkan, kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sudah mulai dapat difungsikan kembali sehingga aktivitas pemerintahan dapat berjalan dan aparatur mulai kembali bekerja.

“Kemudian kantor-kantornya sebagian besar sudah bersih. Teman-teman ASN Kemendagri juga memberikan pendampingan sampai membesarkan semangat teman-teman ASN [Aceh Tamiang] agar tidak merasa sendiri,” ujarnya.

Mendagri mengungkapkan, aktivitas pemerintahan di Aceh Tamiang sempat lumpuh total karena hampir seluruh gedung perkantoran terdampak lumpur. Oleh karena itu, Kemendagri bersama kementerian/lembaga terkait, TNI, Polri, serta pemerintah daerah memobilisasi berbagai sumber daya. Hal ini termasuk pengerahan Praja IPDN dan ASN Kemendagri yang didukung peralatan dan alat berat guna mempercepat proses pembersihan dan pemulihan.

“Jadi ini adalah the right time and the right place. Kepada adik-adik yang Latsitarda (Latihan Integrasi Taruna Wreda) juga saya sudah sampaikan [amanat], dari Akmil, AAL, AAU, Akpol, ada dari BSSN, ada dari Unhan,” terangnya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Berenung Apresiasi Swadaya Warga Bangun Rumah "Kisman" Hingga Jadi Layak Di Tempati

Pada kesempatan tersebut, Mendagri juga memastikan bahwa dukungan bagi Aceh Tamiang akan terus berlanjut. Ia menyampaikan bahwa gelombang lanjutan Praja IPDN dan ASN Kemendagri akan kembali diturunkan untuk melanjutkan tugas pemulihan, baik di lingkungan perkantoran maupun fasilitas umum lainnya, sehingga proses pemulihan dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Kita bantu, jangan nanggung-nanggung. Kita bantu Kabupaten Aceh Tamiang. Itulah bagian dari pemerintahan. Dan Kemendagri adalah pembina dan pengawas pemerintahan daerah, kita harus buktikan bahwa memang tugas sebagai pembina dan pengawas itu kita lakukan. Akan ada datang lagi gelombang berikutnya tanggal 6 [Februari] ya, sebanyak 769 orang,” ungkapnya.

Mendagri menegaskan bahwa penugasan ini menjadi pengalaman berharga yang tidak akan selalu bisa terulang. Selain sebagai operasi kemanusiaan, kegiatan tersebut menjadi ruang praktik langsung bagi Praja IPDN dan ASN Kemendagri untuk menerapkan ilmu pemerintahan di lapangan.

“Kita akan berikan juga sertifikat. Sertifikat yang nanti menjadi kenang-kenangan seumur hidup. Saya sudah sampaikan pada saat berdiri di sini, waktu menerima Adik-Adik datang, belum tentu semua mendapat kesempatan yang sama untuk datang ke tempat ini, selain operasi kemanusiaan, mempraktikkan ilmu, di tempat sebenarnya yang sedang masalah,” ucapnya.

Apel tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tamiang. (Mosi/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mosipost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pertama Kerja, Wabup Galang Rahman Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Jajaran SKPD
Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka
Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres
Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba
Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 
Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba
Sekda Waykanan Buka Kegiatan Konkerkab II Dan Webinar PGRI
Rahmad Danil Menetapkan Syarat Minikom berupa peralatan “SLIPFORM RIGID PAVER” Untuk Siapa?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:29 WIB

Hari Pertama Kerja, Wabup Galang Rahman Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Jajaran SKPD

Minggu, 1 November 2026 - 12:34 WIB

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka

Minggu, 1 November 2026 - 01:23 WIB

Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 

Berita Terbaru