LAMTENG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, memimpin rapat pemantapan pelaksanaan acara Blangikhan dan pelantikan pengurus Forum Silaturahmi Muslim Lampung (Forsimula) Kabupaten Lampung Tengah yang akan digelar dalam waktu dekat di Komplek Nuwo Balak.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat BJW pada Rabu (11/2/2026) dan dihadiri oleh perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lampung Sai, Majelis Permusyawaratan Adat Lampung (MPAL), jajaran panitia pelaksana, para camat, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Sekda Welly Adiwantra menegaskan pentingnya koordinasi dan kesiapan seluruh panitia agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses. Ia menekankan bahwa acara Blangikhan dan pelantikan pengurus Forsimula bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai budaya dan mempererat silaturahmi antar generasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Acara ini membawa nama baik daerah, sehingga seluruh pihak harus bekerja sama dan memastikan setiap rangkaian kegiatan dipersiapkan secara matang, mulai dari teknis pelaksanaan, susunan acara, hingga kesiapan tempat dan tamu undangan,” ujar Welly.
Sekda juga berharap pengurus Forsimula Lampung Tengah yang akan dilantik nantinya mampu memperkuat program kerja organisasi, khususnya di bidang dakwah, sosial, dan pemberdayaan umat. Ia menilai Forsimula dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis nilai-nilai keagamaan.
Sementara itu, perwakilan DPP Lampung Sai, Tauhidi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dan seluruh panitia atas kerja keras dalam mempersiapkan rangkaian acara yang sarat nilai budaya dan religius tersebut.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Blangikhan bukan sekadar tradisi, tetapi simbol kebersamaan dan identitas masyarakat Lampung yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Untuk menyukseskan acara tersebut, DPP Lampung Sai akan melibatkan Majelis Permusyawaratan Adat Lampung (MPAL).
Tauhidi juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berlandaskan nilai budaya serta agama.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab, sehingga acara dapat berjalan lancar, khidmat, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Melalui rapat pemantapan ini, diharapkan seluruh persiapan teknis dan substansi acara dapat tersusun dengan baik sehingga pelaksanaan Blangikhan dan pelantikan pengurus Forsimula Kabupaten Lampung Tengah berjalan sesuai harapan dan menjadi momentum penguatan nilai budaya serta keagamaan di Bumi Beguai Jejamo Wawai. (Mosi)










