MBG Untuk Anak Balita Desa Berenung Di Sajikan Empek -Empek Cuka Tahu Telor Jeruk Buat Orang Tua Bersuara

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita di Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten PesawaranEdisi Rabu 11/3/2026 MBG Untuk Anak Balita Desa Berenung Di Sajikan Empek -Empek Cuka Tahu Telor Jeruk, menuai sorotan dari para orang tua penerima manfaat.

Menu yang disajikan dinilai tidak layak untuk dikonsumsi balita karena berupa empek-empek dengan kuah cuka yang memiliki rasa cukup pedas.

Sejumlah orang tua mengaku heran dengan menu tersebut. Mereka menilai makanan itu tidak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan balita dalam mengonsumsi makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau untuk nilai nominal kita kurang paham, tapi kalau lihat dari menu yang diberikan itu jelas tidak pas. Masak balita disuruh makan empek-empek pakai cuka, itu kan pedas. Gak masuk akal,” keluh salah satu orang tua penerima MBG di Desa Bernung, yang enggan di sebutkan nama, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya,selain rasa cuka yang cenderung pedas, tekstur empek-empek juga berpotensi membuat balita kesulitan saat mengunyah. Bahkan dikhawatirkan dapat menyebabkan anak tersedak.

“Selain bisa kepedasan, anak juga bisa tersedak. Ini balita loh, bukan anak remaja. Harusnya menu yang lembut dan aman untuk anak-anak,”ujarnya.

Para orang tua pun mempertanyakan sistem pengawasan dalam pelaksanaan program tersebut, terutama terkait rekomendasi menu yang seharusnya memperhatikan standar gizi sekaligus keamanan konsumsi bagi balita.

Baca Juga:  Hasil Sidak DPRD PAD Pemkab Pesawaran Terbuka Dari PT. Yudistira

“Kemana sistem pengawasan dan bagian gizinya? Masa menu seperti itu direkomendasikan untuk balita.Ini kan aneh. Walaupun katanya ada gizinya, tapi kalau menunya berbahaya buat apa diberikan,” tambahnya.

Diketahui, dapur yang menyajikan menu MBG tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik H. Budiono yang berada di Dusun Sukoharjo, Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait mekanisme penentuan menu dalam program MBG. Program yang sejatinya bertujuan meningkatkan asupan gizi anak justru dikhawatirkan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jika tidak disesuaikan dengan standar makanan untuk balita.

Sejumlah warga berharap pemerintah daerah serta pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya dalam penentuan menu makanan bagi balita.

“Programnya bagus, tapi pelaksanaannya harus benar. Jangan sampai niat baik memberi gizi justru membahayakan anak-anak,”tutup warga

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin, saat dimintai tanggapannya terkait persoalan tersebut justru memberikan jawaban yang tidak berkaitan dengan pertanyaan yang diajukan. Dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan, ia menyebut soal kegiatan TMMD bersama TNI di Way Khilau.

Sedangkan Budiono selaku pengelola MBG hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan. (Rilis/Mosi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mosipost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pertama Kerja, Wabup Galang Rahman Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Jajaran SKPD
Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka
Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres
Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba
Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 
Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba
Sekda Waykanan Buka Kegiatan Konkerkab II Dan Webinar PGRI
Rahmad Danil Menetapkan Syarat Minikom berupa peralatan “SLIPFORM RIGID PAVER” Untuk Siapa?
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:29 WIB

Hari Pertama Kerja, Wabup Galang Rahman Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Jajaran SKPD

Minggu, 1 November 2026 - 12:34 WIB

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka

Minggu, 1 November 2026 - 01:23 WIB

Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 

Berita Terbaru