PESAWARAN – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pesawaran, Lenida Putri, angkat bicara terkait kondisi kantor DPRD yang hingga kini belum juga diperbaiki. Padahal, anggaran untuk perbaikan tersebut disebut telah disahkan secara menyeluruh dalam APBD murni Tahun Anggaran 2026.
Lenida menyampaikan keprihatinannya atas lambannya realisasi perbaikan fasilitas lembaga legislatif tersebut. Menurutnya, kondisi kantor DPRD saat ini sudah tidak layak dan seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah untuk segera ditangani.
“Anggaran sudah disetujui bersama dalam APBD 2026, namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan. Ini tentu menjadi pertanyaan besar bagi kami dan masyarakat,” ujar Lenida. Melalui telepon seluler, minggu (12/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa DPRD sebagai representasi rakyat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai untuk menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran secara optimal. Kondisi kantor yang terbengkalai, lanjutnya, dapat menghambat kinerja anggota dewan dalam melayani kepentingan publik.
Situasi ini pun mulai menjadi sorotan masyarakat. Banyak pihak menilai lambannya perbaikan kantor DPRD mencerminkan kurangnya perhatian dari pihak eksekutif, dalam hal ini Bupati Pesawaran, terhadap kebutuhan lembaga legislatif.
Lenida juga menyebut bahwa keterbukaan kondisi kantor DPRD kepada publik menjadi “corong” yang memperlihatkan adanya persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan daerah. Hal ini dinilai berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Pesawaran.
“Kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan. Kami meminta pihak eksekutif segera mengambil langkah konkret agar perbaikan dapat direalisasikan sesuai dengan anggaran yang telah disahkan,” pungkasnya (Mosi)










