Wamendagri Bima Arya Dorong Pemerintah Kota di Indonesia Hadapi Tantangan Urbanisasi

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (SMSI) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menilai kota-kota di Indonesia menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks, mulai dari urbanisasi, perubahan iklim, keterbatasan fiskal, hingga kebutuhan memperkuat layanan dasar masyarakat.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perubahan cara pandang dalam mengelola kota. Pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada penambahan infrastruktur, tetapi juga harus memperkuat tata kelola, koordinasi lintas sektor, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Ada wilayah-wilayah yang terlihat sangat progresif dan cepat, itu tentu ada di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, tetapi cukup banyak juga kota-kota yang pembangunannya stagnan, tapi masalahnya bertambah,” ujar Bima saat menyampaikan keynote speech pada acara Urban & Sustainable Cities Forum dalam rangkaian acara Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 di SMESCO Convetion Hall, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama hampir dua tahun menjalankan tugas, Bima mengaku telah berkeliling ke 32 provinsi dan sekitar 150 kabupaten/kota. Pengalaman tersebut memberinya gambaran mengenai keragaman kondisi daerah di Indonesia. Ia mencontohkan persoalan urbanisasi yang kini menjadi tantangan serius bagi sejumlah daerah.

Menurut Bima, isu urbanisasi kini tak bisa dikelola hanya melalui regulasi administratif. Ia mendorong agar perencanaan kawasan perkotaan perlu mempertimbangkan keterkaitan antara urbanisasi, tata ruang, desain kawasan, hingga dampak perubahan iklim. Pendekatan tersebut diperlukan agar pertumbuhan penduduk tidak semakin menambah beban kota.

Baca Juga:  Persiapan Kurang, Bank Mandiri Salahkan PMI Kurang Paham Teknologi

“Anggaran miliaran bisa hilang ketika perencanaan itu tidak sesuai dengan perubahan iklim,” tegasnya.

Di lain sisi, Bima menilai konsep resilient city atau kota tangguh perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan dan program konkret di daerah. Konsep tersebut, kata dia, tidak boleh berhenti menjadi wacana di forum-forum pembangunan, tetapi harus masuk ke dalam perencanaan masing-masing perangkat daerah.

Dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut, konektivitas menjadi aspek yang perlu dipertimbangkan. Ia mencontohkan, saat ini sistem tata kelola kota tak bisa hanya dipandang hanya sebatas pada wilayah administrasi, melainkan perlu didorong lebih luas ke arah aglomerasi. Dengan langkah tersebut, pembangunan kawasan perkotaan diyakini akan lebih optimal.

“Yang efektif adalah kebijakan-kebijakan yang langsung berdasarkan harapan-harapan warga dan persoalan-persoalan di lapangan. Nah ini yang saya maksudkan hari ini, tantangannya itu melampaui wilayah-wilayah administratif. Kemendagri berusaha membangun terobosan dengan fokus pada aglomerasi-aglomerasi,” tandas Bima.

Turut hadir pada forum tersebut, Chairman Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 Unggul Ananta, Co-Chair Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 Indah Budiani, Founder & Executive Director SURBAND ID Mukhlis Silmi Kaffah, Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia Adriadi Dimastanto, serta pihak terkait lainnya. (Puspen Kemendagri/mosi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mosipost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbitkan Surat Edaran Kapolri Rokok Elektrik Atau Vape Bagi Seluruh Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP)
Polri menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape)
Hari Pertama Kerja, Wabup Galang Rahman Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Jajaran SKPD
Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka
Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres
Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba
Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 
Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:43 WIB

Terbitkan Surat Edaran Kapolri Rokok Elektrik Atau Vape Bagi Seluruh Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP)

Senin, 2 November 2026 - 14:37 WIB

Polri menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape)

Senin, 2 November 2026 - 10:29 WIB

Hari Pertama Kerja, Wabup Galang Rahman Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Jajaran SKPD

Minggu, 1 November 2026 - 12:34 WIB

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka

Minggu, 1 November 2026 - 01:23 WIB

Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres

Berita Terbaru