Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Prioritaskan Penanggulangan TBC dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS (SMSI) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah (Pemda) menjadikan penanggulangan tuberkulosis (TBC) sebagai prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah. Langkah tersebut diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan TBC secara berkelanjutan, termasuk melalui penguatan Desa Siaga TBC yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Hal itu disampaikan Wiyagus dalam acara Deklarasi Desa Siaga TBC Kabupaten Kudus di Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026). Ia menegaskan, kesehatan merupakan urusan wajib pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan dasar sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemda.

“Tentunya menjadi prioritas untuk pemerintah daerah untuk dimasukkan dalam dokumen perencanaan, kemudian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), rencana strategis masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejalan dengan hal tersebut, Wiyagus mendorong penguatan Desa Siaga TBC melalui kolaborasi Pemda dan berbagai unsur masyarakat. Upaya ini diperlukan untuk memperluas penjangkauan kontak erat pasien TBC sekaligus meningkatkan cakupan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

Untuk mempercepat pelaksanaannya, Wiyagus mendorong pembentukan tim Desa Siaga TBC, terutama di wilayah yang telah teridentifikasi memiliki terduga TBC maupun kontak erat. Ia juga menekankan pentingnya peran camat dalam mengoordinasikan pelaksanaan program di desa dan kelurahan dengan melibatkan Posyandu, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), tokoh agama, tokoh pemuda, serta akademisi.

Baca Juga:  Staf Ahli TP PKK Pusat Yane Ardian Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kabupaten Agam

“Datanya harus akurat, setelah diobati kita stressing lagi, kemudian jangan lupa kita harus disiplin dalam laporan,” ujar Wiyagus.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi modal penting dalam menghadapi persoalan kesehatan. Ia mencontohkan pengalaman penanganan pandemi Covid-19 yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, TNI–Polri, serta unsur masyarakat. Semangat kerja sama tersebut perlu diterapkan dalam memperkuat pencegahan dan penanganan TBC.

Lebih lanjut, Wiyagus menekankan bahwa dukungan perencanaan pembangunan daerah perlu diikuti dengan penguatan koordinasi antara dinas kesehatan dan rumah sakit umum daerah (RSUD). Ia mengingatkan peran Pemda sebagai pemilik dan pengelola rumah sakit daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.

“Jangan sampai kita terhambat oleh regulasi yang sifatnya bisa dinamis, … karena fleksibilitas aturan itu disesuaikan kondisi di lapangan,” pungkas Wiyagus.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton, serta jajaran Pemda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), camat, lurah, dan kepala desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Puspen Kemendagri/mosipost)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mosipost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka
Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres
Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba
Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 
Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba
Sekda Waykanan Buka Kegiatan Konkerkab II Dan Webinar PGRI
Rahmad Danil Menetapkan Syarat Minikom berupa peralatan “SLIPFORM RIGID PAVER” Untuk Siapa?
DPRD Provinsi Lampung Sekaligus Tokoh Masyarakat, Sahdana Berikan Apresiasi Kepada Polres Way Kanan Ungkap Berbagai Kasus Utama Narkoba
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:34 WIB

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka

Minggu, 1 November 2026 - 01:23 WIB

Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba

Berita Terbaru