PESAWARAN – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Pesawaran kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah ruas jalan, baik di wilayah pelosok desa maupun di jalur utama, mengalami kerusakan berupa lubang dan genangan air yang membahayakan pengguna jalan.
Meski keluhan terkait infrastruktur jalan rusak di pelosok desa kerap disampaikan warga, kondisi jalan di depan pintu masuk kompleks Pemerintah Daerah (Pemda) Pesawaran yang turut mengalami kerusakan dan tergenang air saat musim hujan dinilai tak kalah memprihatinkan.
Warga menilai perbaikan jalan tersebut sudah mendesak untuk segera direalisasikan.
Jalan Raya Kedondong. Menurut para pengemudi, jalur aktif yang setiap hari dilintasi masyarakat, aparatur sipil negara, tenaga honorer, hingga anggota dewan, anak sekolah serta mobil angkot dan masyarakat lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sebagai masyarakat meminta kepada Pemda Pesawaran untuk lebih jeli dalam menangani kerusakan jalan, baik di pelosok desa maupun di depan pintu masuk kantor bupati yang menjadi kekhawatiran masyarakat saat melintas,” ungkap Samsul (43), warga yang melintas dari arah Kecamatan Kedondong menuju Gedong Tataan, Kamis (12/2/2026)
Ia menjelaskan, kondisi jalan saat musim penghujan semakin berisiko bagi para pengendara. Genangan air kerap menutupi lubang di badan jalan sehingga sulit terlihat oleh pengemudi.
“Khusus kendaraan roda dua, saya sangat khawatir. Kalau kondisi jalan tergenang air lalu tiba-tiba masuk lubang atau ada batu besar yang tertutup air bisa jatuh. Kalau sendirian mungkin masih bisa diatasi, tapi kalau membawa keluarga tentu sangat membahayakan,” keluhnya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat lebih memprioritaskan perbaikan jalan rusak, terutama pada titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan meski volum ruas jalan tidak terlalu panjang.
“Tolong pemerintah daerah segera perbaiki. Jangan seolah-olah jalan itu bukan menjadi prioritas. Kalau menunggu semua jalan di pelosok diperbaiki sekaligus, itu seperti mimpi. Setidaknya perbaiki yang paling membahayakan dulu,” pungkasnya.
Masyarakat berharap adanya langkah cepat dan konkret dari pemerintah daerah agar keselamatan pengguna jalan dapat terjamin. (Mosi)










