LAMTENG – Di tengah riuh semangat dan sorak antusias peserta, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., bersama Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Tengah, Rita Susanti, S.H., M.H., secara resmi membuka sekaligus melepas para pelari Jejama Run 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung, Sabtu (14/2/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI, Bustami Zainudin, Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, Sekretaris Daerah Lampung Tengah, Welly Adi Wantra, Ketua Dharma Wanita Persatuan Lampung Tengah, dr. Dwi Evayati Welly Adiwantra, serta para Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Lampung Tengah.
Kehadiran para pejabat daerah tersebut semakin menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan yang mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Ajang Kebersamaan Lintas Usia dan Profesi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jejama Run bukan sekadar ajang lomba lari. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan lintas usia dan profesi, mulai dari pelajar, komunitas lari, aparatur sipil negara (ASN), hingga masyarakat umum yang pagi itu bergerak tanpa sekat.
Semangat “jejama” yang berarti
kebersamaan benar-benar terasa, bukan hanya sebagai slogan, melainkan tercermin dalam langkah para peserta yang beriringan menyusuri rute yang telah disiapkan panitia. Sorak dukungan dan semangat sportivitas mewarnai sepanjang kegiatan.
Dalam sambutannya, I Komang Koheri menyampaikan bahwa kegiatan olahraga seperti Jejama Run mencerminkan energi positif masyarakat Lampung Tengah.
Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga membangun optimisme, mempererat persaudaraan, serta menjadi investasi kesehatan di masa mendatang.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita membangun semangat hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan. Saya berharap Jejama Run dapat menjadi agenda rutin yang terus digelar setiap tahun,” ujarnya.
Apresiasi Tingginya Antusiasme Peserta
Senada dengan itu, Rita Susanti mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai semangat warga mengikuti Jejama Run menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat semakin tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
“Kebersamaan yang tercipta dalam suasana santai dan penuh kegembiraan ini merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.
Sepanjang rute, dukungan warga yang berdiri di tepi jalan turut menambah semarak acara. Tak hanya itu, geliat pelaku UMKM lokal juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Stan-stan makanan dan minuman, produk kerajinan, hingga aneka jajanan khas daerah menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dan pengunjung.
Jejama Run 2026 pun tak hanya menghadirkan semangat kompetisi, tetapi juga menggerakkan interaksi sosial serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Ditutup Zumba Massal dan Doorprize
Selain fun run, rangkaian kegiatan juga diisi dengan senam zumba massal yang diikuti ratusan peserta dengan penuh semangat. Gerakan energik yang dipandu instruktur semakin menyemarakkan suasana pagi di Lapangan Dono Arum.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba serta pengundian doorprize menarik yang telah disiapkan panitia. Kegiatan pun ditutup dalam suasana penuh keceriaan, menegaskan bahwa Jejama Run 2026 bukan hanya perayaan olahraga, melainkan juga simbol kebersamaan dan semangat kolektif masyarakat Lampung Tengah dalam membangun daerah yang sehat dan harmonis. (Mosi)










