PESAWARAN — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pesawaran, M. Nasir, mengambil langkah tegas menyikapi sorotan masyarakat dan media terkait kondisi ornamen Gedung DPRD Pesawaran yang mengalami kerusakan parah dan belum segera diperbaiki.
Sebagai bentuk respons cepat, Nasir menyatakan pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran untuk menggelar hearing atau rapat dengar pendapat. Hearing tersebut dijadwalkan berlangsung, Selasa (14/4/2026) pada pukul 10.00 WIB di Kantor DPRD Pesawaran setempat.
Langkah ini diambil guna meminta kejelasan dari pihak terkait, khususnya mengenai proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan gedung DPRD yang kini menjadi sorotan publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Nasir, gedung DPRD merupakan fasilitas vital yang berfungsi sebagai pusat pelayanan publik, seharusnya menjadi prioritas.
“Saya sudah membaca berbagai pemberitaan dan melihat langsung respon masyarakat terkait kondisi Gedung DPRD. Maka hari ini kita layangkan surat kepada Dinas PUPR untuk meminta kejelasan terhadap pelaksanaan pembangunan gedung DPRD, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaannya,” ujar Nasir. melalui telepon whatsapp. Senin (13/4/2026).
Ia menegaskan bahwa hearing tersebut diharapkan mampu memberikan transparansi kepada publik sekaligus menjadi langkah evaluasi terhadap kinerja instansi terkait.
Turut kemungkinan, sorotan mengarah kepada Bupati Pesawaran, Nanda Indira, sebagai kepala daerah yang dinilai masyarakat lambat atau kurang perhatian untuk mengambil langkah menangani kerusakan gedung DPRD tersebut.
DPRD berharap, melalui forum hearing ini, akan ditemukan solusi konkret serta langkah percepatan perbaikan agar gedung DPRD dapat kembali berfungsi secara optimal. (Mosi)










