BUMDes Satria Bangun Karya Sukadadi Vakum Sejak Pandemi, Unit Toko Material Masih Bertahan Meski Sepi Pembeli

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAWARAN (SMSI) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Satria Bangun Karya, Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, beralokasi Gerakan Desa Sejahtera (Gadis). Senilai Rp 100 juta mengalami penurunan aktivitas usaha sejak pandemi Covid-19 melanda pada 2020.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar unit usaha yang sebelumnya dikelola BUMDes tidak lagi beroperasi secara optimal akibat minimnya aktivitas pembangunan dan ekonomi masyarakat.

Gerakan Desa Sejahtera (Gadis). Ini merupakan dana khusus dialokasikan untuk memperkuat permodalan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan potensi ekonomi masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua BUMDes Satria Bangun Karya, Missbah Siddik, menjelaskan bahwa BUMDes mulai beroperasi pada akhir 2019 dengan mengelola tiga unit usaha yang dibentuk berdasarkan hasil musyawarah desa dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Seluruh program usaha, kata dia, bersumber dana Gadis sebagai modal awal pengembangan usaha desa.

“Sesuai perencanaan RAB dan hasil musyawarah desa, Dana Gadis dipergunakan untuk usaha desa. Ada toko material bahan bangunan, kerja sama panglong, dan bengkel motor,” ujar Missbah saat dikonfirmasi.

Untuk mendukung operasional toko material, BUMDes menyewa bangunan dengan biaya Rp6 juta per tahun.

Selain itu, pengelola juga merekrut dua orang karyawan dengan upah masing-masing Rp700 ribu per bulan.
Lalu modal melalui Program Dana GADIS sebesar Rp100 juta guna memperkuat pengembangan usaha ini berjalan. Namun, harapan agar usaha berkembang harus terhenti ketika pandemi Covid-19 melanda pada awal 2020. Pembatasan aktivitas masyarakat dan melemahnya daya beli berdampak langsung terhadap keberlangsungan usaha yang dijalankan BUMDes.

Baca Juga:  Pemkab Way Kanan Dan Bapas Kotabumi Perkuat Sinergi Implementasi KUHP Baru Melalui Kerja Sama Pembinaan Pemasyarakatan

Kepala Desa Sukadadi, Rudi Maryoto, membenarkan bahwa pandemi menjadi faktor utama yang menyebabkan BUMDes tidak lagi berjalan optimal.

“Kendalanya karena di tahun 2020 ada wabah Covid-19 yang mengakibatkan sepinya aktivitas pembangunan masyarakat umum. Sehingga pendapatan BUMDes secara keseluruhan tidak mencukupi untuk menutupi biaya operasional,” jelas Rudi.
Akibat kondisi tersebut, sebagian besar unit usaha BUMDes tidak lagi aktif. Jum’at (9/7/2026).

Meski demikian, unit usaha toko material masih dipertahankan hingga sekarang, walaupun aktivitas penjualannya belum menunjukkan perkembangan yang berarti.

“Sampai saat ini unit usaha terkait bahan material masih ada barang-barang bangunannya. Tapi tidak ada pembeli,” Ungkapnya

Ia menegaskan bahwa sejak awal pembentukan, seluruh tahapan pendirian dan pengelolaan BUMDes telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku melalui mekanisme musyawarah desa. Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal berupa pandemi yang berdampak pada hampir seluruh sektor usaha.

Pemerintah Desa Sukadadi berharap aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus membaik sehingga unit-unit usaha BUMDes yang sempat terhenti dapat kembali berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan desa serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mosipost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka
Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres
Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba
Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 
Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba
Sekda Waykanan Buka Kegiatan Konkerkab II Dan Webinar PGRI
Rahmad Danil Menetapkan Syarat Minikom berupa peralatan “SLIPFORM RIGID PAVER” Untuk Siapa?
DPRD Provinsi Lampung Sekaligus Tokoh Masyarakat, Sahdana Berikan Apresiasi Kepada Polres Way Kanan Ungkap Berbagai Kasus Utama Narkoba
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:34 WIB

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka

Minggu, 1 November 2026 - 01:23 WIB

Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba

Berita Terbaru