PESAWARAN (SMSI) – Kondisi fasilitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran menjadi sorotan. Pasalnya, plafon dan dinding pada salah satu ruang kerja pelayanan mengalami kerusakan dan dikhawatirkan sewaktu-waktu ambruk.
Untuk mencegah plafon dan dinding tersebut jatuh, bagian yang mengalami kerusakan hanya disangga menggunakan kayu kasau. Kondisi itu disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi para pegawai yang setiap hari bekerja dan melayani masyarakat di ruangan tersebut.
Salah seorang pegawai Disdukcapil Pesawaran yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kondisi plafon dan dinding yang rusak tersebut membuat dirinya bersama sejumlah pegawai lainnya merasa tidak nyaman dan dihantui rasa takut saat menjalankan aktivitas pelayanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tentunya kami yang bekerja di sini terus ketakutan. Sudah bertahun-tahun kondisi ruangan seperti ini,” ungkapnya, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, keberadaan kayu kasau sebagai penyangga hanya menjadi solusi sementara. Ia khawatir kayu tersebut lama-kelamaan mengalami pelapukan dan tidak lagi mampu menahan beban plafon.
“Lama-kelamaan kasau ini bisa rapuh. Kalau tidak segera diperbaiki, kami khawatir plafonnya dan dinding ambruk dan menimpa pegawai maupun masyarakat yang sedang berada di ruangan pelayanan ini,” ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Pesawaran, khususnya pihak yang memiliki kewenangan terhadap pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas gedung Disdukcapil, dapat segera mengambil langkah perbaikan.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius mengingat Disdukcapil merupakan salah satu perangkat daerah yang setiap hari memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
“Kami berharap plafon dan dinding yang rusak ini segera diperbaiki. Jangan sampai menunggu terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terlebih dahulu,” harapnya.
Kerusakan fasilitas pada ruang pelayanan publik dinilai tidak hanya menyangkut kenyamanan dan keselamatan pegawai, tetapi juga masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan. (Wan)










