BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Gedung DPRD Kota Bandar Lampung akan segera memiliki fasilitas lift ramah disabilitas. Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk pembangunan tersebut.
Anggaran yang bersumber dari APBD dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ini akan dikerjakan dalam dua tahap. Tahap pertama senilai Rp1,5 miliar pada November 2025, sementara tahap kedua senilai Rp1 miliar pada November 2026 melalui Dinas Pekerjaan Umum.
Pembangunan lift ini merupakan respons atas masukan dari Komunitas Gerkatin Tunarungu dan komunitas penyandang disabilitas lainnya yang mendorong terwujudnya fasilitas publik yang inklusif di Kota Bandar Lampung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Zainal Abidin, menyambut baik aspirasi tersebut. Ia menilai, gedung pemerintah maupun swasta sudah seharusnya memiliki akses yang ramah bagi semua kalangan.
“Gedung DPRD selama ini memang belum memiliki lift. Alhamdulillah, tahap pertama sudah berjalan sejak November 2025. Ini menjadi langkah awal kita untuk lebih ramah disabilitas,” ujar Zainal, Selasa (22/9/2026).
Politisi Partai NasDem ini menjelaskan, lift tersebut ditargetkan rampung dan sudah bisa digunakan pada Januari 2027.
Menurut Zainal, aksesibilitas tidak cukup hanya dengan membangun lift. Fasilitas pendukung lain juga harus diperhatikan.
“Setiap tangga harus ada jalur khusus kursi roda dan pegangan. Jadi penyandang disabilitas bisa masuk dan mengakses gedung dengan nyaman dan aman,” tegasnya.
Selain gedung DPRD, Gerkatin juga mengusulkan adanya tombol penyeberangan di lampu merah jalan protokol untuk memudahkan penyandang disabilitas saat menyeberang.
Menanggapi usulan itu, Zainal menyebut anggaran rutin untuk marka jalan sudah tersedia di tahun 2026. Namun untuk fasilitas tambahan seperti tombol penyeberangan, belum terakomodir.
“Usulan tombol penyeberangan ini sangat baik. Akan kita dorong agar bisa masuk dalam pembahasan anggaran tahun 2027,” pungkasnya (Sar/wan)










