Dinkes Bandar Lampung Siapkan 5 Program Prioritas di APBD 2027, TB dan P2KM Jadi Sorotan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (SMSI) – DPRD Kota Bandar Lampung mulai membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dinas Kesehatan tahun 2027. Komisi IV DPRD menjadi leading sector dalam pembahasan tersebut.

Fokus pembahasan mengerucut pada lima program utama kesehatan, mulai dari penanganan stunting, HIV, tuberkulosis (TB), hingga jaminan kesehatan warga kurang mampu melalui Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi, menjelaskan seluruh program yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota telah dituangkan dalam rencana APBD 2027.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua yang menjadi kewenangan kita di kesehatan sudah kita masukkan dalam APBD 2027,” ujarnya usai mengadakan Rapat Dengar Pendapat di Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, selain penanganan penyakit menular dan tidak menular, Dinkes juga menyiapkan program peningkatan layanan puskesmas, pengadaan sarana prasarana, serta peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

Baca Juga:  Asisten 1 Pemkab Pesawaran dan Pegawai Bank Swasta Bahkan Satu Nama Diduga Adek Kandung Bupati Pesawaran Nanda Indira Di Periksa Kejati Lampung

Isu tuberkulosis (TB) menjadi perhatian serius. Mengingat pemerintah pusat menargetkan eliminasi TB pada 2030, Dinkes Bandar Lampung gencar melakukan deteksi dini.

“Screening dan tracing terus kita lakukan. Tahun 2026 ini saja sudah 20 ribu sampai 25 ribu warga yang kita screening TB,” ungkapnya .

Warga yang terindikasi TB, lanjut dia, akan menjalani pemeriksaan laboratorium. Jika positif, pasien wajib menjalani pengobatan enam bulan dengan pendampingan puskesmas dan kader.

Tak hanya TB, keberlanjutan program P2KM juga menjadi sorotan Komisi IV. Program tersebut dinilai vital untuk menjamin akses kesehatan warga miskin, baik di puskesmas maupun rumah sakit rujukan. (Sar/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mosipost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka
Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres
Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba
Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 
Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba
Sekda Waykanan Buka Kegiatan Konkerkab II Dan Webinar PGRI
Rahmad Danil Menetapkan Syarat Minikom berupa peralatan “SLIPFORM RIGID PAVER” Untuk Siapa?
DPRD Provinsi Lampung Sekaligus Tokoh Masyarakat, Sahdana Berikan Apresiasi Kepada Polres Way Kanan Ungkap Berbagai Kasus Utama Narkoba
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:34 WIB

Kasus Pembunuhan di Negara Batin Terungkap, Polres Way Kanan Tetapkan Tiga Tersangka

Minggu, 1 November 2026 - 01:23 WIB

Sekda Pesawaran Akui Anggaran Disdukcapil Sudah Di Ajukan Kadis Yang Baru Tahun Depan Beres

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si Nerima Audensi Kemendes PDT Untuk Babat Penganguran Akibat Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat di 11 Kecamatan 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Satresnarkoba Polres Way Kanan Amankan Tiga Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Way Tuba

Berita Terbaru