PESAWARAN – Kondisi jalan berlubang dan tergenang air yang berada tak jauh dari pintu masuk Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Kantor Bupati hingga depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran menuai sorotan warga. Meski kerusakan dinilai tidak terlalu panjang secara volume di lapangan, kondisi tersebut dianggap mencerminkan dugaan kurangnya kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah titik lubang di badan jalan yang kerap digenangi air saat hujan turun. Letaknya yang berada di kawasan pusat arah perkantoran pemerintahan membuat kondisi tersebut semakin disayangkan masyarakat.
Salah seorang warga Kecamatan Way Khilau, Samsul (29), yang melintas di ruas jalan tersebut mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan Jalan Raya Kedondong yang berstatus sebagai ruas jalan provinsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini Jalan Raya Kedondong sebagai ruas jalan provinsi. Tetapi jangan dibiarkan seolah pemerintah daerah tidak ikut serta dalam perbaikan jalan provinsi apalagi seolah mengabaikan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (24/2).
Menurutnya, meski kewenangan perbaikan berada di pemerintah provinsi, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab moral untuk berkoordinasi dan mengupayakan perbaikan, terlebih lokasi kerusakan berada tepat di depan kawasan perkantoran strategis.
Samsul menilai, kondisi ruas jalan provinsi di depan kantor pemerintah daerah tersebut menjadi gambaran sejauh mana kepedulian pemerintah terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Meminta kepada Bupati agar segera diperbaiki jalan yang berlubang, karena Jalan Provinsi arah Kedondong ini merupakan jalur lintas yang aktif dilalui masyarakat Pesawaran, termasuk anak sekolah dan para petani yang membawa hasil tani untuk dijual,” katanya.
Ia menambahkan, pasca arus mudik dan balik Lebaran, intensitas kendaraan diperkirakan meningkat sehingga perbaikan jalan menjadi hal yang mendesak untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.
“Ada baiknya diprioritaskan dulu jalan berlubang dekat area pemda. Karena kalau tidak segera diperbaiki bisa membahayakan kita. Pada siang hari saja sudah berisiko, apalagi pada malam hari saat penerangan terbatas,” pungkasnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung guna mengajukan perbaikan, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan lancar tanpa dihantui risiko kecelakaan akibat jalan rusak. (Mosi/).










